Taufik menjelaskan, sistem kelulusan tahun ini memang sedikit berbeda dibanding tahun lalu. Tahun ini, nilai UN hanya memegang 60 persen dari komponen kelulusan, sementara 40 persen lainnya diolah dari nilai ujian sekolah dan nilai rapot siswa.
Untuk bisa lulus, setiap siswa tetap harus mendapat nilai minimal 5,5 dari tiap mata pelajaran yang diujikan. Hasil ujian sendiri akan diumumkan Senin esok melalui website sekolah, telepon, sms, surat maupun email.
Menurut Taufik, sistem pemberitahuan ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Pengumuman ujian diserahkan ke masing-masing sekolah. "Pihak sekolah bertanggung jawab atas kelancaran dan ketenangan prosesnya," terangnya.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan DKI Jakarta, peserta ujian tingkat SMA tahun ini adalah 122.497 siswa. Dari jumlah itu, sebanyak 116.459 siswa mengikuti ujian atau 99,81 persen. Sementara siswa yang tidak hadir karena sakit atau ada keperluan mendadak sebanyak 224 atau 0,19 persen.
sumber: VIVAnews
Tidak ada komentar:
Posting Komentar